Bibir Tetap Kering Walau Pakai Lip Balm? Ini Sebabnya | BRAND KR

Lip Balm Dioles Terus Seharian, Bibir Tetap Kering Sampai Malam

0 Kommentare /

Satu lip balm di saku jaket, satu lagi di samping laptop. Yang ketiga kayaknya ada di dasar tas. Dioles sebelum meeting pagi, lagi habis makan siang, lagi di jalan pulang. Jam sembilan malam bibir tetap terasa ketarik, dan sudut bibir agak perih waktu kamu ketawa.

Penjelasan yang sering kamu dengar: bibir jadi ketergantungan lip balm, nggak bisa lembap sendiri lagi, jadi butuh lebih banyak. Atau lip balm yang ini sudah nggak mempan. Jawabannya selalu "lebih": oles lebih sering, atau ganti yang lebih tebal. Malamnya, bibir tetap ketarik.

Lip balm kerjanya menutup permukaan bibir supaya air nggak cepat menguap. Itu membantu, tapi ada batasnya. Kalau ada yang terus menarik air keluar lebih cepat dari yang bisa ditahan lapisan tipis, oles ulang nggak akan kekejar, dan menjelang sore bibir ketarik lagi. Biasanya penyebabnya campuran empat hal ini: menjilat bibir, mengelupas kulit bibir, udara dalam ruangan yang kering, dan jam-jam waktu tidur.

Kenapa bibir gampang banget kehilangan air

Kulit bibir beda dengan kulit pipi. Lapisan terluarnya jauh lebih tipis, dan bibir hampir nggak punya kelenjar minyak sendiri. Dahi kamu mengeluarkan sedikit minyak sepanjang hari, dan minyak itu memperlambat penguapan air tanpa kamu harus ngapa-ngapain. Bibir nggak dapat bantuan itu. Air di bibir gampang lepas, dan nggak ada yang naik dari bawah buat menutupnya.

Bibir juga hampir nggak pernah diam. Ngobrol, makan, minum, semuanya mengikis apa pun yang kamu oles, jauh lebih cepat daripada di pipi. Tiap sedotan es teh manis ikut membawa sedikit lip balm.

Terus ada kebiasaan. Yang paling umum: menjilat bibir. Sedetik rasanya lega, karena bibir jadi basah. Lalu ludahnya kering, dan bibir malah lebih kering daripada sebelum dijilat. Bibir kering terasa ketarik, bibir ketarik dijilat, dan putaran ini bisa jalan sepanjang sore tanpa kamu sadar. Lip balm yang manis atau beraroma bikin kebiasaan ini lebih gampang mulai, karena lidah jadi pengin ngecek rasanya.

Kebiasaan kedua: mengelupas kulit bibir. Kulit yang sudah terangkat susah banget didiamkan, apalagi pas nunggu lampu merah atau lagi telepon lama. Waktu dikelupas, kulit di bawahnya sering ikut terbawa, dan bagian itu jadi lebih cepat kering daripada sekitarnya.

Udara juga berpengaruh. AC di kantor, mal, dan KRL biasanya dingin dan bikin udara dalam ruangan kering. Naik motor tanpa masker, angin dari depan bisa bikin bibir kering dalam hitungan menit. Semua ini di luar kendali kamu, tapi artinya bibir paling banyak kehilangan air di jam-jam kamu lagi mikirin hal lain.

Lalu malam. Banyak orang tidur dengan mulut sedikit terbuka, apalagi kalau hidung mampet. Tambah kipas angin atau AC yang mengarah ke muka, itu tujuh sampai delapan jam udara lewat di atas bibir, dan nggak ada yang bangun buat oles ulang. Kalau bibir kamu paling kering pas bangun tidur, keringnya terjadi waktu kamu tidur.

Sebelum beli lip balm baru, cek dulu ini

Mulai dari lip balm yang sudah kamu punya. Oles, lalu jalani dua puluh menit seperti biasa, ngobrol dan minum air. Katupkan bibir. Kalau masih terasa ada lapisan lembut, berarti dia bertahan di tempatnya. Kalau bibir terasa polos lagi, kamu bergantung pada oles ulang, dan lip balm dengan tekstur lain layak dicoba.

Cek sensasi dingin. Rasa adem atau semriwing datang dari bahan seperti menthol atau camphor. Itu tanda bahannya ada di situ. Itu bukan tanda bibir kamu menahan lebih banyak air, dan di bibir yang sudah perih, sensasi itu cuma nambah satu hal yang harus ditahan.

Cek rasanya. Kalau manis, lidah bakal mencarinya, dan dari situlah kebiasaan menjilat dimulai.

Sesuaikan tekstur dengan waktunya. Malam hari nggak ada yang perlu ditumpuk di atasnya, jadi lapisan yang lebih tebal dan creamy masuk akal. Siang hari kamu butuh yang nggak geser di bawah lipstik dan nggak bikin sungkan dioles ulang di meja kerja. Lip balm yang terlalu mengilap buat dipakai sebelum video call bakal tinggal di laci jam tiga sore, pas kamu paling butuh.

Terakhir, bagian yang paling sering terlewat: di mana lip balm itu disimpan. Lip balm cuma membantu kalau dia ada di bibir selama jam-jam kering itu. Satu di samping bantal lebih berguna daripada tiga di tas yang baru dibuka besok.

Ini video dari pihak ketiga yang membahas bibir kering di kanal mereka sendiri. Itu pendapat mereka, bukan klaim kami, dan kami nggak merangkum isinya di sini.

Video: Penyebab BIBIR KERING | Bahaya Mengelupas Kulit Bibir Kering & Pecah-Pecah || dr. Andi Septiawan / Dokter Andi Official. Tidak berafiliasi dengan BRAND KR.

Lip balm REJURAN masuk di bagian mana

Lip balm paling berguna sebagai lapisan yang dioles sebelum jam-jam kering dimulai. Yang kami jual adalah REJURAN Healer Calming Lip Balm. Halaman produknya menyebut ini perawatan bibir dengan kelembapan tinggi untuk bibir kering dan pecah-pecah, dengan tekstur creamy yang ringan tapi kaya. Menurut halaman itu, formulanya membentuk lapisan pelindung tipis yang melindungi bibir dari paparan lingkungan, dan gampang dioles tanpa rasa berminyak. Poin terakhir itu penting kalau kamu mau memakainya di bawah lipstik.

Bentuknya stik putar yang ramping, isi 3,7 g. Halaman produknya mencantumkan Korea Selatan sebagai negara asal, dan harganya 23.00 USD. Ongkir dan bea masuk dihitung di halaman checkout.

Cocok buat siapa

  • Bibir kamu paling kering pas bangun pagi, dan kamu mau ada satu lip balm di samping tempat tidur buat dioles paling akhir sebelum tidur.
  • Kamu hampir tiap hari pakai lipstik. Halaman produknya bilang lip balm ini bisa dipakai sebelum atau sesudah makeup, sendiri, atau ditumpuk dengan warna bibir, jadi satu stik cukup buat hari tanpa makeup dan hari pakai lipstik.
  • Kamu seharian di ruangan ber-AC dan mau sesuatu yang bisa dioles ulang di meja kerja tanpa bikin bibir mengilap berminyak.

Siapa yang bisa skip

  • Lip balm kamu sekarang lolos tes dua puluh menit tadi, dan bibir cuma terasa nggak nyaman setelah dijilat. Pakai saja yang ada, dan fokus berhenti menjilat.
  • Kamu cari warna. Halaman produknya nggak menyebut ada warna.
  • Kamu butuh perlindungan matahari buat bibir, misalnya seharian di pantai. Halaman produknya nggak mencantumkan SPF, jadi cari produk bibir yang mencantumkannya.

Cara pakai

  1. Oles setiap kali bibir terasa kering. Itu petunjuk dari halaman produknya, dan nggak ada batas berapa kali sehari.
  2. Anggap olesan terakhir hari itu yang paling penting. Sikat gigi dulu, lalu oles tepat sebelum tidur, supaya dia menempel di bibir yang bersih dan nggak terhapus sebelum kamu tidur.
  3. Kalau dipakai di bawah lipstik, oles tipis dan tunggu sekitar satu menit sebelum warnanya masuk. Bisa juga dioles di atas lipstik. Halaman produknya membolehkan dua-duanya.
  4. Biarkan kulit yang terkelupas. Kalau ditarik, kulit di bawahnya sering ikut terbawa.
  5. Jangan dioles di bagian yang luka, pecah terbuka, atau iritasi, dan berhenti pakai kalau muncul ruam atau iritasi. Dua-duanya ada di bagian peringatan halaman produknya.
  6. Simpan jauh dari sinar matahari langsung dan tempat lembap, sesuai halaman produk. Jadi jangan di dashboard mobil yang kena matahari, dan jangan di rak kamar mandi.

Yang nggak bisa dia lakukan

Dia nggak bisa berbuat apa-apa untuk bibir yang sudah pecah terbuka. Halaman produknya jelas soal ini: jangan dipakai di luka atau kulit yang iritasi. Sudut bibir yang robek lalu terbuka lagi dan lagi, atau bibir yang berdarah, sudah di luar urusan lip balm mana pun, termasuk yang ini.

Malam ini mulai dari dua hal: satu lip balm di samping tempat tidur, dan jari yang berhenti mengelupas kulit bibir. Lip balm keempat di tas keempat nggak bisa menggantikan dua hal itu. Kalau kamu belum punya yang buat di samping tempat tidur, kami bakal menaruh stik REJURAN 3,7 g ini di situ.

Hinterlassen Sie einen Kommentar

Alle Blog-Kommentare werden vor der Veröffentlichung überprüft
Sie haben sich erfolgreich angemeldet!